Sejarah

Embrio dari MAN Tlogo Blitar adalah Pondok Pesantren Al-Muslihuun Tlogo Blitar.

Cikal bakal MAN Tlogo Blitar, tidak bisa dilepaskan dari jasa dan peranan para tokoh pendiri YPP Al-Muslihuun, yaitu:

  1. Bapak KH. Sibaweh (Tlogo Kanigoro)
  2. Bapak K. Ridwan (Tlogo Kanigoro)
  3. Bapak K. Noeroeddin Sibawaih (Tlogo Kanigoro)
  4. Bapak KH. Abdurrohman (Jatinom)
  5. Bapak KH. Ismail (Bangle)
  6. Bapak K. Syafaat (Satriyan Kanigoro)
  7. Bapak KH. Ghufron (Tumpang Talun)
  8. Bapak KH. FaqihSibawih (Tlogo Kanigoro)
  9. Bapak M. Samsudin (Tlogo Kanigoro)
  10. Bapak K. Muhson (Jatinom)
  11. Bapak K. Ghofar (Gaprang)

          Padatanggal 1 Agustus 1959 mereka mendirikan TK, MI & PGA di bawah naungan YPP Al-Muslihuun dengan harapan untuk memudahkan warga masyarakat Tlogo dan sekitarnya dalam meniti jenjang pendidikan secara tertib, mudah, dan dekat.

Dari perjalanan waktu akhirnya sampailah pada tanggal 1 Juni 1962 dimana MIMA (Madrasah Islam Menegah Atas) didirikan. Hal ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada para lulusan MI dan yang sederajat di wilayah Tlogo dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikannya pada tingkat yang lebih tinggi.

Dari MIMA menjadi MAN TlogoBlitar

         Berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat yang dilaksanakan pada bulan Juni 1969, maka proses penegrian mulai diupayakan meskipun banyak pro dan kontra diantara para tokoh pendiri dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pada tanggal 7 Juli 1969 Kepala Dinas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Blitar, M. Yusuf menugaskan kepada Soerjadi dan M. Faqih Sibawaih selaku penilik pendidikan agama dan pengurus perguruan Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar untuk membentuk panitia Madrasah Aliyah Agama Islam Persiapan Negeri di Tlogo.
  2. Kemudian panitia mencari dukungan beberapa tokoh, dengan hasil yang sangat memuaskan. Maka selanjutnya diadakan pemeriksaan kesiapan Madrasah Aliyah Tlogo untuk memperoleh status Negeri dengan kondisi sebagai berikut:
  • Kelas I       : 2 kelas dengan jumlah murid 47 anak.
  • Kelas II      : 2 kelas dengan jumlah murid 40 anak.
  • Kelas III     : 1 kelas dengan jumlah murid 20 anak.
  • Jumlah guru 15 orang.
  1. Akhirnya, MAAIN Tlogo telah resmi ada pada tanggal 3 Nopember 1969, dengan SK Menag RI No. 144 tahun 1969. Baru saja berdiri tentu masih banyak kekurangan di sana sini termasuk mengenai kekosongan kepala Madrasah Aliyah itu sendiri.    Akhirnya Jawatan pendidikan Agama Propinsi Jawa Timur memberkan Surat Tugas yang dialamatkan kepada M. Jusuf (Kepala Dinas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Blitar) untuk di tugaskan menjabat sebagai PJS Kepala MAN Tlogo Blitar dengan surat Tugas No 13 Tga/K/70, terhitung mulai  1 Januari 1970. Dan pada tahun 1979 nama MAAIN berubah menjadi MAN Tlogo sampai sekarang. Adapun HUT MAN Tlogo Blitar setiap tahun diperingati pada tanggal 3 Nopember.

Adapun yang pernah menjabat sebagai kepala Madrasah adalah:

  • Bapak M. Jusuf                                     : Tahun 1969 – 1972
  • Bapak Abd. Djalil Sibaweh. BA               : Tahun 1972 – 1974
  • Bapak Maskur                                       : Tahun 1974 – 1980
  • Bapak Imam Suhairy                              : Tahun 1980 – 1990
  • Bapak Drs. H. Muadz Rachman W          : Tahun 1990 – 1991
  • Bapak Drs. Toeloes Marsudi                   : Tahun 1991 – 1997
  • Bapak Drs. Shiddiq Ghozaly                   : Tahun 1997 – 2002
  • Bapak Drs. H. Imam Affandi                    : Tahun 2002 – 2005
  • Bapak Drs. Hamim Thohari, M.PdI           : Tahun 2005 – 2012
  • Bapak Drs. P. Slamet Waluyo, M.Pd.I     : Tahun 2012 – sampai sekarang